Distro atau Turunan dari Linux

Jumat, 25 Januari 2013

Distro atau Turunan dari Linux


Distribusi Linux atau yang lebih dikenal dengan Distro Linux adalah gabungan antara kernel Linux dengan berbagai macam aplikasi program yang ‘diracik’ dan dikompilasi dengan tata cara tertentu.

Pada dasarnya, perbedaan tiap distro adalah pada cara instalasi, windows manager, tampilan serta fitur-fitur khusus yang diciptakan oleh masing-masing distro. Selain itu, masing-masing distro memiliki tata cara sendiri dalam mengkompilasi paket program, sehingga memungkinkan tiap distro berbeda satu sama lain. Tata cara tersebut terkadang mempengaruhi perilaku pemakaian masing-masing distro. Dengan kata lain, ada distro yang mungkin ‘kurang enak’ atau ‘kurang pas’ untuk kita gunakan, tetapi ada orang lain mengalami hal sebaliknya. Hal ini dikarenakan distro-distro tertentu kadang mengkhususkan diri pada desktop dan workstation, dan sisanya mungkin mengkhususkan pada server. Oleh karena itu, kita perlu menentukan pilihan dengan tepat distro apa yang akan kita pakai sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi PC kita.


a.      Distro Linux

Sampai saat ini, terdapat ratusan distro Linux yang tersebar di seluruh negara, termasuk diantaranya Indonesia.
Sebuah distro dapat dikatakan besar apabila memenuhi berbagai kriteria yaitu:

1. Memiliki aplikasi-aplikasi yang banyak dan lengkap
2. Memiliki teknologi dan ciri khas yang unik
3. Memiliki basis pengguna
4. Dapat memiliki distro-distro turunan

Distro RedHat, Debian dan Slackware yang memiliki ciri khas sendiri. Misalnya RedHat memiliki manajemen paket yang sangat populer seperti RPM (RedHat Packages Manager) yang banyak digunakan sebagai manajemen paket pada distribusi lain. Debian juga tidak kalah hebat, memiliki manajemen DEB dan cara instalasi menggunakan APT. Slackware juga memiliki manajemen paket yang lebih klasik yaitu “tgz”, tetapi memiliki instalasi yang sangat mudah. Dengan “pkgtool” dan “installpkg”.

b.      Turunan-turunan dari distro linux terbesar

· Distro RedHat dan Fedora Core 1

Perkembangan RedHat pada versi 9.0 saat ini dilengkapi berbagai fasilitas dan kemudahan instalasi program berbentuk RPM, yang memungkinkan untuk melakukan instalasi semudah di Windows. Manajemen paket program  menggunakan RPM ini banyak di adaptasi oleh distro-distro lain.
Sayangnya, RedHat versi 9.0 ini merupakan versi terakhir dari RedHat. RedHat sedang berkonsentrasi pada RedHat Enterprise Linux (RHEL), sedangkan RedHat diserahkan pada komunitas Fedora. Fedora memegang peranan penuh terhadap masa depan desktop distro RedHat. Sejauh ini Fedora telah mengeluarkan versi terbaru Fedora Core 1 (Yarrow) dengan cara instalasi yang diadaptasi dari RedHat. Kelebihan Fedora yang lain ialah pengenalannya terhadap kartu grafis 3D dari keluarga ATI dan Nvidia namun kekurangannya adalah ketidakmampuan XMMS memainkan MP3 sehingga kita harus mencari dan memaksa instalasi XMMS-MP3 pada sisitem Fedora Core 1.


· Distro Debian

Distro ini memiliki tiga tingkat kestabilan: stable, testing, dan unstable. Pilihan stable memiliki program-program yang relatif kuno. Sedangkan unstable berisi program terbaru bahkan mungkin paling baru dengan konsekuensi ketidakstabilan pada PC. Debian adalah salah satu distro yang kurang mempedulikan penamaan rilis versi baru. Di saat teman-temannya mengumumkan sampai versi 9, seperti RedHat 9, Mandrake 9.2, Slackeware 9.1, Debian masih tenang-tenang saja dengan dengan versi 3.0 Woody release 3. sebuah keteguhan dan konsistensi yang tinggi terhadap kata-kata stabil!!!
Debian memiliki manajemen pemaketan yang sangat canggih dan hebat dengan hadirnya APT yang dapat dengan mudah melakukan instalasi dan pengelolaan aplikasi manajemen paket DEB dengan sangat mudah dan cepat. Dapat dikatakan, Debian memiliki paket program yang sangat banyak dan paling lengkap. Kedudukannya dapat bersaing dengan SuSE dalam hal kelengkapan program.

· Distro Slackware

Dahulu distro Slackware Linux termasuk distro yang jarang melakukan peningkatan terhadap versi-versinya. termasuk distribusi Linux yang paling tua. Versinya tidak banyak berubah, khususnya cara instalasi yang berbasis command line/teks dan sama sekali tidak menyertakan menu grafis dalam instalasi sehingga instalasi Slackware tergolong rumit dan kurang cocok bagi pemula. Pengaturan hardware dan software, instalasi program dan konfigurasi jaringan harus dilakukan secara manual yaitu melalui command line.

Penjelasan di atas merupakan 3 distro yang paling besar, sebenarnya sangat banyak distro-distro besar yang memiliki banyak turunan seperti SLS, Novell, Redhat, Debian, Pardus, Arch, Gentoo, Ubuntu dll.

Beberapa turunan linux:

·         RedHat > Caldera > Conectiva > Turbo Linux > Yellow Dog > Mandrake > Peanut > Red Flag > SELinux > PLD > BLAG > Fedora Core > CentOS, dan sebagainya

·         Debian > Libranet > Xandros > Storm > Astaro > Progeny > Lindows > LinEx > Knoppix > Guada Linex > Mepis > Ubuntu, dan sebagainya.

·         SLS > Slackware > SuSe > Vector Linux > SLAX > Mini SLAX > Frugalware dan sebagainya.

·         Ubuntu > Kubuntu > Edubuntu > Xubuntu >  Linux Mint > Sabily > BlankOn, dan sebagainya.

·         Distro Local = BlankOn > GarudaOS > TeaLinux > Kuliax > Gethux Linux > Dewa Linux > Briker, Dan lain-lain.

c.       Beberapa Distro Linux Berbayar  (enterprise)

Beberapa program opensource sifatnya berbayar. Bisa berbayar dengan sistem bundling dukungan teknis, berbayar dengan penambahan fitur khusus, berbayar dengan penambahan layanan berlangganan, berbayar dengan penambahan kapasitas, dll.
Biasanya program opensource berbayar menggunakan label Enterprise, Professional, Pro, dan Business.
Contohnya :
·         Rhel (RedHat Enterprise Linux)
·         Xandros
·         Mandriva powerpack,
·         SLE
·         My SQL Enterprise
·         SuSE Enterprise, dsb.

d.      Perbedaan Mendasar Linux

Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai sourcecode. Sourcecode Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks For Your Comment !! ^^:LC

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...